Anak
itu adalah cermin dari orangtuanya. Anak senang mencontoh segala yang menjadi
kebiasaan orangtuanya sehari-hari. Orangtua senang membaca, anak akan ikut
membaca. Orangtua senang bermain gadget, anak ikut main gadget. Orangtua rajin
beramal, anak akan meniru. Orangtua suka marah, anak akan mudah emosi.
Orangtua
sebaiknya sudah saling sepakat tentang metode mendidik dan mengasuh anak di
awal pernikahan. Perbedaan itu biasa, yang terpenting masing-masing saling
melengkapi. Tiap orangtua tentu memiliki harapan terhadap anaknya kelak di
kemudian hari.
Anak
berbakti adalah salah satu harapan terbesar orangtua. Bukan hanya terbesar
namun juga yang utama. Tidak ada orangtua yang ingin kesepian di hari tua tanpa
ada satupun anak yang
memperhatikannya. Untuk itu, silakan lakukan cara berikut sebagai bentuk
ikhtiar, Insya Allah akan membantu:
- Ridho/Rela
akan keadaan anak dan memaafkan dengan ikhlas kesalahannya.
- Mendoakan
anak di segala kesempatan.
- Tegas
dengan penuh kelembutan untuk tujuan kebaikan
- Beri
contoh pada anak secara konsisten. Ajak anak terlibat saat berkunjung ke
kakek nenek, saat kakek nenek datang berkunjung, bagaimana menghormati orang
yang lebih tua dan alasan anda melakukan itu.
- Adakan
pertemuan keluarga secara rutin untuk mempererat tali persaudaraan.
- Budayakan
sopan santun sesuai dengan tempat dan kondisi.
- Biasakan
menggunakan kata maaf, tolong dan terimakasih dalam komunikasi
sehari-hari.
Suatu
kebiasaan baik yang rutin dilakukan, akan menimbulkan kerelaan dalam
menjalaninya. Insya Allah harapan terindah orangtua akan terkabulkan, seiring
waktu yang mendewasakan anak.
Sri Widi Handayani
Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916

No comments:
Post a Comment