Bahagia
itu adalah saat klien saya satu per satu merasakan manfaat saat saya terapi
dengan metode CTC. Waktu terapi tidak terlalu lama bahkan bisa jadi hanya
hitungan menit saja. Praktisi yang saat ini banyak menggunakan CTC sebagai
pelengkap mereka dalam menjalankan profesinya, adalah dokter.
Dokter
biasanya menggunakan CTC untuk menerapi pasien yang mengalami rasa takut
berlebihan atau mengurangi rasa nyeri pasien. Namun ini bukan berarti posisi
dokter akan tergeser dengan kehadiran CTC. Karena semua yang berhubungan dengan
medis tetap harus ditangani oleh dokter.
Penemu
CTC adalah bapak Jumala Multazam. Beliau hingga sekarang masih aktif
memperkenalkan CTC ke seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia. Pada mulanya CTC
ditemukan sebagai teknik membersihkan trauma/emosi negatif. Seiring berjalannya
waktu, CTC bisa untuk membersihkan semua jenis emosi, negatif ataupun positif.
Rasa nikmat, cinta dan bahagia juga dapat dibersihkan.
Sebagai
seorang Inspiring Family Coach, CTC
saya jadikan pelengkap saat saya melakukan sesi coaching dengan coachee atau klien yang datang khusus hanya untuk
terapi saja. Semua emosi, stress, trauma, rasa takut atau cemas dapat
dibersihkan selama klien tersebut bersedia.
Satu
hal yang sangat menarik perhatian saya adalah saat klien saya di Semarang dan
Kendal meminta terapi via online.
Cukup nekad saya saat itu mengiyakan permintaan mereka. Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan hasilnya benar nyata.
Sekarang sudah banyak klien yang terbantu membersihkan masalah yang berhubungan
dengan emosi.
Niat
saya ingin lebih menyebarluaskan terapi dengan metode CTC ke seluruh Indonesia
dan dunia. Bila masalah dalam emosi sudah dapat ditangani, maka akan membuat
kita semakin mudah melangkah untuk kehidupan yang lebih baik lagi. Bila klien
saya sudah mencoba terapi CTC, bagaimana dengan anda?
Sri
Widi Handayani Soekarno I Inspiring
Family Coach
WA
081314507916
