Tuesday, February 21, 2017

Hai Perempuan, Pertimbangkan Ini sebelum Menikah


Menikah adalah dambaan setiap insan. Selain menghalalkan suatu hubungan antarmanusia berbeda jenis, juga mensahkan hubungan tersebut secara hukum. Menikah juga salah satu bentuk ibadah. Siapapun ingin menikah dengan pilihannya masing-masing. Namun, ada juga yang menikah karena terpaksa. Misalnya: karena dijodohkan, karena usia yang berakibat pada asal pilih atau karena hutang budi.
Apapun alasan yang mendasari, ada baiknya sebelum menikah melakukan pertimbangan agar tidak terjadi penyesalan kelak di kemudian hari. Khususnya untuk perempuan. Berikut beberapa pertimbangan tersebut:
1.      Berdoa
Untuk meyakinkan diri bahwa calon pasangan anda adalah yang terbaik dan memohon bimbingan dari Allah SWT dalam mengarungi bahtera rumahtangga.
2.      Keyakinan
Keyakinan atau agama patut menjadi pertimbangan. Ada baiknya bila sama keyakinannya. Bila berbeda, silakan pertimbangkan terlebih dahulu. Diskusikan dengan baik termasuk bila ada anak.
3.  Tanyakan ke diri sendiri apakah mampu menerima calon pasangan apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
4.      Pastikan masa depannya
Silakan cari tahu pekerjaannya dan dimana dia bekerja. Ini penting karena tidak sedikit pria meninggikan mutu demi mendapatkan perempuan idaman. Juga untuk kepastian masa depan keluarga kelak.
5.      Latar belakang keluarga
Ini berguna untuk kita mempelajari bagaimana kebiasaan di keluarga calon pasangan. Tiap keluarga memiliki kebiasaan masing-masing.
6.      Riwayat kesehatan
Saling terbuka tentang kesehatan masing-masing adalah salah satu hal terberat untuk dilakukan. Namun ini sangat penting agar kelak tidak ada yang merasa dibohongi.
7.      Sifat dan kebiasaan
Dua hal ini penting untuk dipelajari. Bila calon pasangan memiliki temperamen mudah marah dan egois, silakan pertimbangkan ulang. Sifat dan kebiasaan manusia bukanlah hal yang mudah untuk dirubah.
8.      Status
Yakinkan dulu statusnya, apakah dia lajang, duda, suami orang lain atau memiliki hubungan istimewa dengan sejenis.
Menikah itu untuk masa depan, bukan hari ini saja. Menyesal setelah menikah dan menerimanya dengan terpaksa, akan menimbulkan aneka penyakit. Lain halnya bila kelak mampu menerimanya dengan ikhlas dan memaafkan.


Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916



No comments:

Post a Comment