Mantan
adalah seseorang yang pernah mengisi hati, mewarnai hidup dan menggoreskan
kesan khusus dalam hidup kita. Mantan dalam artikel ini saya fokuskan pada
mantan pacar atau kekasih. Berteman dengan mantan bukanlah hal yang mudah,
apalagi bila terjadi konflik sebelumnya. Akan lebih repot lagi bila menjadi
mantan karena alasan terpaksa. Bahagia dan bersyukur rasanya bila mantan kekasih
berlanjut menjadi pasangan hidup kita. Namun, tidak semua orang memiliki
keberuntungan itu.
Berteman
dengan mantan bukanlah sesuatu yang tabu. Kita berhak berteman dengan siapa
saja namun memang ada rambu-rambu khusus yang harus dipatuhi. Sebelum membahas
tentang rambu-rambu, ada baiknya kita mencari tahu apa maksud mantan datang
lagi dalam kehidupan kita. Apakah benar hanya sekedar menyambung tali
silahturahim atau ada misi khusus. Kita harus jeli dalam menangkap
sinyal-sinyal yang dia berikan. Ini tetap harus dilakukan meski saat itu status
kita masih jomblo alias single. Tanya ke diri sendiri terlebih
dahulu, siapkah kita menghadapi resikonya.
Berikut
ada beberapa cara santun dalam berteman dengan mantan, semoga bermanfaat.
1. Empati
Yup,
kita harus memiliki empati. Kita harus mampu menempatkan diri kita dalam posisi
dia atau pasangan masing-masing. Jagalah perasaannya seperti halnya diri kita.
Sanggupkah kita melihat pasangan kita masih terlihat akrab dengan mantannya?
2. Anggap
sebagai teman biasa
Hindari
membicarakan kenangan di masa lalu. Hari ini adalah hari ini. Biarkan masa lalu
berlalu seiring berjalannya waktu. Berbicaralah sebagai layaknya dengan teman
biasa yang lainnya. Bila tidak mampu, sebaiknya langsung jaga jarak alias
menjauh.
3. Ajak
teman-teman lain atau pasangan bila ingin mengadakan pertemuan dengan mantan.
Kata
orangtua jaman dulu ini berguna agar tidak ada “setan lewat.”
4. Buat
obrolan singkat tanpa ada peluang untuk bertanya atau berlanjut panjang di
pembicaraan melalui online (Whatsapp, BBM atau Line).
5. Lebih
baik lagi bila kita juga berteman dengan pasangannya. Ada dua keuntungan yang
didapat, silahturahin tetap terjaga dan mendapat teman baru yaitu pasangannya.
Kelima
cara itu mungkin terlalu sedikit. Bila kita mampu melakukan satu atau lebih
dari cara tersebut di atas, Insya Allah
hidup kita akan tetap damai meski mantan masih ada di sekitar kita. Mungkin
juga kelak mantan bisa menjadi saudara istimewa yang siap datang membantu
melebihi saudara kita sendiri. Itulah hidup, akan menjadi indah bila kita mampu
membuatnya indah.
Sri Widi Handayani
Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916
Saya setuju untuk mengantisipasi 'setan lewat'. Sebenarnya nggak cuma sama mantan aja sih, tapi siapa pun yang lawan jenis, ada baiknya kalau ketemu di tempat umum atau bawa teman.
ReplyDeleteSelain biar setannya nggak lewat, juga supaya nggak timbul fitnah.