Wednesday, November 1, 2017

Donat untuk Keiko


Oleh: Sri Widi Handayani Soekarno  

            Ardi melihat ke kiri dan kanan jalan raya. Dia mencari ojek untuk mengantarkannya kembali ke mall dekat kantornya.
            “Loh, kok nggak jadi naik bis, Pak?” suara seorang pria menegur Ardi.
        Ardi terhenyak kaget. Di hadapannya sudah ada bapak ojek yang tadi mengantarkannya ke terminal bis.
            “Pak, kebetulan. Antar saya balik ke mall tadi, ya. Pesanan istri saya ketinggalan di sana.”
            “Naik aja, Pak. Nanti saya antar lagi ke sini.” Bapak ojek memberikan helm kepada Ardi.
          Ardi menerima helm itu dan bergegas memakainya sambil menaiki jok belakang. Motor melaju menuju mall. Tiba di sana, Ardi meminta bapak ojek menunggu sebentar. Ardi berjalan cepat menuju outlet tempat dia membeli donat. Sesaat Ardi membuka pintu dan masuk ke dalam outlet, nampak seorang pria muda berseragam menghampirinya.
            “Bapak mencari ini, ya? Tadi tertinggal di atas meja. Saya mau kejar, Bapak sudah pergi naik ojek.” Dia menjelaskan sambil menyerahkan sebuah tas plastik berisi sekotak donat.
        Ardi tersenyum lega. Dia menerima tas plastik itu. “Betul, ini punya saya. Tadi saya buru-buru mengejar bis. Alhamdulillah, masih rejeki saya. Terima kasih, ya.”
       Ardi pamit dan segera keluar dari mall menghampiri bapak ojek yang masih menunggu. Mereka kembali ke terminal bis. Ardi harus menunggu satu jam lagi untuk keberangkatan berikutnya.
         Bis berangkat tepat waktu. Semakin malam, lalu lintas di sekitar terminal bis semakin padat. Ardi perlahan tertidur dalam buaian dinginnya AC di atas kepala. Empat puluh lima menit berlalu, Ardi terjaga dari tidurnya.
          “Ada apa, ya, kok bis berhenti?” Ardi bertanya kepada pemuda yang duduk di sebelahnya.
       “Bis yang sebelumnya kecelakaan, Pak. Sepertinya sopir sedang memberi bantuan.” Pemuda itu menjelaskan.
           “Kecelakaan?” Ardi bergumam. Mata Ardi menatap plastik berisi donat untuk Keiko, yang masih dia genggam erat di tangan kiri tepat di pangkuannya. Tangan kanannya bergetar mengelus plastik itu. “Alhamdulillah.” Ardi berbisik.

Monday, September 18, 2017

Resep Awet Muda, Sehat, Bahagia dan Kaya Raya


Asik rasanya bila satu resep bisa mendapatkan semuanya, awet muda, sehat, bahagia dan kaya raya. Pikiran kita pasti akan membayangkan sejumlah uang yang akan kita keluarkan demi mendapatkan itu semua. Ya, pasti. Pertama kali yang akan muncul dalam pikiran kita adalah sebuah obat atau suplemen yang bisa kita konsumsi sendiri dan sekaligus kita jual untuk menghasilkan uang. Tentu harganya tidak murah. Sayangnya, bukan ini yang penulis maksudkan.
            Obat atau suplemen bukanlah solusinya. Semua jawaban atas masalah sesungguhnya ada dalam diri kita sendiri. Kita sering tidak menyadari. Tiap hari hanya keluh kesah yang terucap dan membandingkan kondisi diri kita dengan orang lain. Kata pepatah, rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri.
            Allah SWT itu Maha Bijaksana. Manusia diciptakan untuk saling terhubung dan membutuhkan satu dengan yang lainnya. Saling mendukung dan saling mengingatkan. Jadi, apa sebenarnya resep tersebut?  
            Mari renungkan ke dalam diri kita sendiri. Adakah yang salah atau masih terpendam dalam batin kita? Dalam hidup, bersinggungan dengan sesama itu hal biasa. Menjadi luar biasa karena sikap kita sendiri. Ego dalam diri terkadang menghambat kita untuk melepasnya dengan mudah. Belum lagi, bila kita salah memilih orang sebagai teman diskusi.
            Setelah kita mampu menemukan “penghambatnya” atau bahasa kerennya mental block, saatnya kita melepasnya. Ini juga tidak mudah. Ada kalanya gengsi menyelimuti hati. Pilihan kembali ke diri masing-masing. Bila kita memang mencintai diri sendiri, sudah tentu melawan adalah pilihannya. Namun, ada kalanya orang lebih suka meredamnya dengan tujuan agar tidak menyusahkan. Meredam itu sama artinya membiarkan menumpuk dan menjadikannya tebal di dalam batin. Terbayang, seperti apa rasanya membiarkan “sampah” terus bersemayam dengan indah dalam batin.
            Sampah batin yang telah dibuang, akan membuat batin kita lebih ringan. Ini akan terpancar jelas diraut wajah kita. Rasa kesal atau sakit hati berlarut yang sudah hilang, lambat laun akan berdampak baik pada kesehatan fisik kita. Hati ringan, fisik sehat, wajah cerah, hati juga ikut bahagia. Bila kondisi baik ini sudah menjadi bagian dari diri kita, tidak mustahil rejeki pun dengan ikhlas menghampiri.
            Kebetulan tanggal 29 September 2017, penulis akan mengadakan kelas online melalui whatsapp group. Ada tiga materi yang akan disampaikan, yaitu: mengenal diri sendiri, pembersihan diri dan membentuk diri sendiri. Bonusnya, terapi langsing atau slimming. Investasinya murah, hanya Rp 200.000,-. Penulis mengatakan murah karena bila peserta mengikuti tiap materi dan mempraktikkannya dengan baik, manfaat yang didapat jauh lebih besar bila dibandingkan dengan investasi untuk mengikuti kelas.
            Keputusan ada di tangan anda. Demi kebaikan diri anda sendiri. Ayo, lekas putuskan!

Sri Widi Handayani Soekarno-081314507916
- Inspiring Family Coach
- Family Therapist (CTC, Prana, EGH, Quantum, Awareness)
- Family Planning Consultant
- Writer
           


Thursday, August 17, 2017

Terapi Hati untuk Sehat Lahir Batin


Terapi adalah satu cara kita menyembuhkan luka atau sakit, dengan tujuan membuatnya kembali sehat. Bila tubuh kita sehat, maka kita dapat melakukan segala pekerjaan dengan lancar dan baik. Apakah hanya tubuh yang memerlukan terapi?
Mens sana in copore sano, jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat atau berlaku sebaliknya. Jiwa dan tubuh saling terhubung satu dengan yang lainnya. Mereka saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya.
Ada beberapa klien yang mengalami sakit menahun dan tak kunjung sembuh. Penyakitnya itu akan semakin parah bila keadaan hati si klien dalam situasi tertentu. Sayang bila pengobatan hanya dilakukan di tubuh yang sakit saja. Penyakit itu akan terus ada dalam tubuh si klien. Solusi terbaik adalah dengan mencari akar masalahnya. Itu yang harus diterapi dengan baik.
Contoh penderita sakit asam lambung atau lebih dikenal dengan sakit mag. Rata-rata penderita sudah rajin konsumsi makanan tepat waktu dan menghindari asupan jenis tertentu. Tetapi, mereka tetap mengalami sakit mag. Ternyata ada sebagian diantara mereka yang kerap mengalami depresi karena tekanan pekerjaan, masalah hidup yang tak kunjung tuntas atau korban perasaan.
Pemberian obat dalam jangka waktu lama memang kurang baik bagi tubuh. Untuk itu, lebih baik terapi dulu akar masalahnya. Insya Allah, bila hati sudah mulai merasa damai, tubuh pun akan ikut menjadi sehat.
Bagaimana cara melakukan terapi hati? Ada terapis khusus yang menanganinya dengan berbagai cara terapi. Silakan pilih sesuai kenyamanan anda.

Sri Widi Handayani Soekarno/WA 081314507916
-          Inspiring Family Coach
-          CTC & Prana Therapist
-          Penulis

Thursday, May 4, 2017

Creative Trauma Cleansing (CTC)


Bahagia itu adalah saat klien saya satu per satu merasakan manfaat saat saya terapi dengan metode CTC. Waktu terapi tidak terlalu lama bahkan bisa jadi hanya hitungan menit saja. Praktisi yang saat ini banyak menggunakan CTC sebagai pelengkap mereka dalam menjalankan profesinya, adalah dokter.
Dokter biasanya menggunakan CTC untuk menerapi pasien yang mengalami rasa takut berlebihan atau mengurangi rasa nyeri pasien. Namun ini bukan berarti posisi dokter akan tergeser dengan kehadiran CTC. Karena semua yang berhubungan dengan medis tetap harus ditangani oleh dokter.
Penemu CTC adalah bapak Jumala Multazam. Beliau hingga sekarang masih aktif memperkenalkan CTC ke seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia. Pada mulanya CTC ditemukan sebagai teknik membersihkan trauma/emosi negatif. Seiring berjalannya waktu, CTC bisa untuk membersihkan semua jenis emosi, negatif ataupun positif. Rasa nikmat, cinta dan bahagia juga dapat dibersihkan.
Sebagai seorang Inspiring Family Coach, CTC saya jadikan pelengkap saat saya melakukan sesi coaching dengan coachee atau klien yang datang khusus hanya untuk terapi saja. Semua emosi, stress, trauma, rasa takut atau cemas dapat dibersihkan selama klien tersebut bersedia.
Satu hal yang sangat menarik perhatian saya adalah saat klien saya di Semarang dan Kendal meminta terapi via online. Cukup nekad saya saat itu mengiyakan permintaan mereka. Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan hasilnya benar nyata. Sekarang sudah banyak klien yang terbantu membersihkan masalah yang berhubungan dengan emosi.
Niat saya ingin lebih menyebarluaskan terapi dengan metode CTC ke seluruh Indonesia dan dunia. Bila masalah dalam emosi sudah dapat ditangani, maka akan membuat kita semakin mudah melangkah untuk kehidupan yang lebih baik lagi. Bila klien saya sudah mencoba terapi CTC, bagaimana dengan anda?

Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach

WA 081314507916

Tuesday, April 18, 2017

JEJAK CINTA

Simak apa kata mereka tentang buku kami ini:
“Saat membaca buku ini, saya semakin yakin bahwa perempuan adalah makhluk yang kuat. Bukan hanya fisik, tetapi juga ketabahan dan kekuatan perempuan dalam menghadapi cobaan kehidupan ini. Jangan pernah meremehkan PEREMPUAN.”
-Suty Karno
Artis & Pengusaha

“Hanya satu kata untuk buku ini, INSPIRING! Baca dan rasakan getaran inspirasinya.”
-Tendi Murti
Penulis
Ghost Writer
Founder KMO Indonesia

“Membaca kisah dalam buku ini seperti membaca kisah para perempuan lainnya, termasuk saya. Ya, kita perempuan kerap kali memiliki kisah yang melekat dalam hati, beruntunglah mereka yang bisa MENULISKANNYA.”
-Indari Mastuti
CEO Indscript Creative
Founder emakpintar.asia

“Saya sangat terharu karena kisah ceritanya semua sarat makna yang sangat inspiratif dan hikmah yang luar biasa untuk kita semua yang membacanya agar selalu menjadi sosok wanita yang tangguh serta bermanfaat untuk sesama.”
-Tuti Pöppelmeyer
Seorang ibu muda di Jerman

“Anda ingin tahu apa arti wanita inspiratif? Bukan karena dia sudah terkenal atau punya nama. Bukan karena dia sering masuk TV, koran atau menjadi pembicara di mana-mana. Wanita inspiratif itu sesungguhnya dekat di sekitar kita. Mereka adalah wanita hebat yang bisa menentukan apa yang dia mau. Memperjuangkannya dan menjalani semua konsekuensi yang diambilnya. Wanita hebat adalah wanita yang menghargai diri sendiri dan memahami bahwa setiap orang lahir dengan talenta yang berbeda satu sama lain. Wanita hebat sadar bahwa ia berhak mengambangkan bakat dan talentanya di sela-sela tugas utamanya sebagai ibu rumah tangga. Buku ini mengupas siapa saja wanita hebat yang ternyata mereka dekat dengan kehidupan Anda sehari-hari. Jangan lewatkan membaca buku ini karena kisah-kisahnya akan memotivasi Anda untuk menjadi salah satu wanita hebat yang inspiratif.”
-Deassy M Destiani
Penulis
Founder Gen W Academy

Perempuan, yang dari tangannya lahir manusia-manusia baru. Ditempa oleh kehidupan dan dipoles oleh pengalaman. Setiap perempuan, istimewa adanya.
Hadir bersamaan dengan Hari Kartini 21 April 2017, KamAksara mempersembahkan Antologi perdananya, “Jejak Cinta: Karena Setiap Perempuan Selalu Menginspirasi".
Buku 190 halaman ini ditulis oleh 20 perempuan yang ingin berbagi inspirasi dan kisah yang penuh tawa dan haru.
Dibuka PO Pertama tanggal 18 April – 23 April 2017 dengan harga Rp. 50.000,- (di luar ongkir).

Silakan hubungi saya di WA 081314507916 Sri Widi Handayani Soekarno

Tuesday, March 21, 2017

Pertimbangkan ini sebelum Poligami


Poligami adalah satu kondisi dimana seorang suami memiliki istri lebih dari satu orang. Dalam agama Islam memang diperbolehkan namun dengan syarat tertentu. Sayangnya, banyak suami yang kurang memperhatikan syarat tersebut. Dan tidak sedikit mengatasnamakan sunnah Rasul sebagai alasan untuk menikah lagi dan lagi.
Ada istri yang mampu menerima kondisi dimadu, namun tidak sedikit juga yang merasa terzholimi dengan kondisi tersebut. Ini wajar, siapa pun tidak ingin diduakan. Ironisnya pelaku poligami tidak sedikit adalah mereka yang secara ekonomi tidak memadai. Hidup dengan satu orang istri saja sudah pas-pasan bahkan sang istri wajib membantu suami mencari nafkah sehari-hari.
Untuk para suami, mohon kiranya dapat mempertimbangkan hal-hal berikut sebelum memutuskan untuk poligami:


Mengikuti Sunnah Rasul
Ini yang kerap menjadi alasan sehingga istri mau tidak mau harus menerima kenyataan untuk bersedia diduakan. Istri manapun pasti ingin menjalankan perintah agamanya dengan sebaik-baiknya. Namun, apakah suami sudah memenuhi segala kewajibannya kepada agama, istri dan anak-anaknya? Dan apakah juga sunnah yang lainnya sudah terlaksana dengan baik?
Alasan mendasar harus poligami.
Alasan suami untuk poligami yang paling sering adalah untuk memuaskan kebutuhan seks semata dan rasa bangga dianggap sebagai laki-laki sejati. Yakinkan dahulu apakah kebutuhan seks itu masih dapat ditoleransi atau tidak sehingga memerlukan perempuan lain untuk memuaskannya.
Kondisi keuangan.
Hitung kembali keuangan anda. Apakah anda mampu mencukupi lebih dari satu istri dan beberapa orang anak selama hidup anda? Apakah istri muda anda bersedia berbagi? Korban dari poligami terbesar adalah istri tertua dan anak-anaknya. Banyak istri tertua yang kemudian menjadi tulang punggung demi kelangsungan hidup dirinya sendiri dan anak-anaknya.
Adil.
Adil dalam poligami tidak hanya secara materi namun juga batin. Begitu pula dengan perhatian ke anak-anak.
Bila suami sakit, siapa yang akan merawat.
Istri tertua adalah istri yang umumnya bersedia untuk merawat suami saat sakit. Alasannya karena istri tertua adalah istri yang menemani suami sejak masa awal pernikahan yang penuh liku. Dia mengenal dan menerima suami apa adanya dalam suka dan duka.
Bila salah satu istri sakit, bagaimana perlakuan suami dengan istri-istri lainnya? Akankah keadilan masih berlaku dalam kondisi seperti ini?
Warisan.
Ini bisa menjadi tragedi besar bila suami alpa dalam mempersiapkan warisan untuk istri-istri dan anak-anaknya kelak.
Tujuh hal di atas mungkin adalah hal yang sepele. Namun jangan lupa, cinta para istri dan anak-anak akan hilang bila suami tidak piawai dalam menyiasatinya.

Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916

Wednesday, March 1, 2017

Cara Santun Berteman dengan Mantan



Mantan adalah seseorang yang pernah mengisi hati, mewarnai hidup dan menggoreskan kesan khusus dalam hidup kita. Mantan dalam artikel ini saya fokuskan pada mantan pacar atau kekasih. Berteman dengan mantan bukanlah hal yang mudah, apalagi bila terjadi konflik sebelumnya. Akan lebih repot lagi bila menjadi mantan karena alasan terpaksa. Bahagia dan bersyukur rasanya bila mantan kekasih berlanjut menjadi pasangan hidup kita. Namun, tidak semua orang memiliki keberuntungan itu.
Berteman dengan mantan bukanlah sesuatu yang tabu. Kita berhak berteman dengan siapa saja namun memang ada rambu-rambu khusus yang harus dipatuhi. Sebelum membahas tentang rambu-rambu, ada baiknya kita mencari tahu apa maksud mantan datang lagi dalam kehidupan kita. Apakah benar hanya sekedar menyambung tali silahturahim atau ada misi khusus. Kita harus jeli dalam menangkap sinyal-sinyal yang dia berikan. Ini tetap harus dilakukan meski saat itu status kita masih jomblo alias single. Tanya ke diri sendiri terlebih dahulu, siapkah kita menghadapi resikonya.
Berikut ada beberapa cara santun dalam berteman dengan mantan, semoga bermanfaat.
1.      Empati
Yup, kita harus memiliki empati. Kita harus mampu menempatkan diri kita dalam posisi dia atau pasangan masing-masing. Jagalah perasaannya seperti halnya diri kita. Sanggupkah kita melihat pasangan kita masih terlihat akrab dengan mantannya?
2.      Anggap sebagai teman biasa
Hindari membicarakan kenangan di masa lalu. Hari ini adalah hari ini. Biarkan masa lalu berlalu seiring berjalannya waktu. Berbicaralah sebagai layaknya dengan teman biasa yang lainnya. Bila tidak mampu, sebaiknya langsung jaga jarak alias menjauh.
3.      Ajak teman-teman lain atau pasangan bila ingin mengadakan pertemuan dengan mantan.
Kata orangtua jaman dulu ini berguna agar tidak ada “setan lewat.”
4.    Buat obrolan singkat tanpa ada peluang untuk bertanya atau berlanjut panjang di pembicaraan melalui online (Whatsapp, BBM atau Line).
5.   Lebih baik lagi bila kita juga berteman dengan pasangannya. Ada dua keuntungan yang didapat, silahturahin tetap terjaga dan mendapat teman baru yaitu pasangannya.
Kelima cara itu mungkin terlalu sedikit. Bila kita mampu melakukan satu atau lebih dari cara tersebut di atas, Insya Allah hidup kita akan tetap damai meski mantan masih ada di sekitar kita. Mungkin juga kelak mantan bisa menjadi saudara istimewa yang siap datang membantu melebihi saudara kita sendiri. Itulah hidup, akan menjadi indah bila kita mampu membuatnya indah.

Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916


Tuesday, February 21, 2017

Hai Perempuan, Pertimbangkan Ini sebelum Menikah


Menikah adalah dambaan setiap insan. Selain menghalalkan suatu hubungan antarmanusia berbeda jenis, juga mensahkan hubungan tersebut secara hukum. Menikah juga salah satu bentuk ibadah. Siapapun ingin menikah dengan pilihannya masing-masing. Namun, ada juga yang menikah karena terpaksa. Misalnya: karena dijodohkan, karena usia yang berakibat pada asal pilih atau karena hutang budi.
Apapun alasan yang mendasari, ada baiknya sebelum menikah melakukan pertimbangan agar tidak terjadi penyesalan kelak di kemudian hari. Khususnya untuk perempuan. Berikut beberapa pertimbangan tersebut:
1.      Berdoa
Untuk meyakinkan diri bahwa calon pasangan anda adalah yang terbaik dan memohon bimbingan dari Allah SWT dalam mengarungi bahtera rumahtangga.
2.      Keyakinan
Keyakinan atau agama patut menjadi pertimbangan. Ada baiknya bila sama keyakinannya. Bila berbeda, silakan pertimbangkan terlebih dahulu. Diskusikan dengan baik termasuk bila ada anak.
3.  Tanyakan ke diri sendiri apakah mampu menerima calon pasangan apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
4.      Pastikan masa depannya
Silakan cari tahu pekerjaannya dan dimana dia bekerja. Ini penting karena tidak sedikit pria meninggikan mutu demi mendapatkan perempuan idaman. Juga untuk kepastian masa depan keluarga kelak.
5.      Latar belakang keluarga
Ini berguna untuk kita mempelajari bagaimana kebiasaan di keluarga calon pasangan. Tiap keluarga memiliki kebiasaan masing-masing.
6.      Riwayat kesehatan
Saling terbuka tentang kesehatan masing-masing adalah salah satu hal terberat untuk dilakukan. Namun ini sangat penting agar kelak tidak ada yang merasa dibohongi.
7.      Sifat dan kebiasaan
Dua hal ini penting untuk dipelajari. Bila calon pasangan memiliki temperamen mudah marah dan egois, silakan pertimbangkan ulang. Sifat dan kebiasaan manusia bukanlah hal yang mudah untuk dirubah.
8.      Status
Yakinkan dulu statusnya, apakah dia lajang, duda, suami orang lain atau memiliki hubungan istimewa dengan sejenis.
Menikah itu untuk masa depan, bukan hari ini saja. Menyesal setelah menikah dan menerimanya dengan terpaksa, akan menimbulkan aneka penyakit. Lain halnya bila kelak mampu menerimanya dengan ikhlas dan memaafkan.


Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916



Friday, February 17, 2017

Rahasia Menyelesaikan Masalah tanpa Masalah



Manusia tumbuh berproses dengan manusia lain dan lingkungan sekitarnya. Tidak selamanya pikiran dan keinginan sama. Manusia adalah makhluk yang unik lengkap dengan pikiran dan hati.Wajar bila suatu saat akan bertemu dengan ketidakcocokan atau bahkan gesekan dengan manusia lain. Rambut boleh sama warna namun ide, pikiran dan perasaan akan kembali ke pribadi masing-masing.
Umur bukan tolok ukur kedewasaan manusia. Dewasanya manusia dapat dilihat saat masalah datang mendera. Lihatlah siapa yang akan dia tunjuk sebagai sumber masalah dan harus bertanggungjawab. Mari kita simak beberapa rahasia penyelesaian masalah sesuai dengan jenis hubungannya:
1.      Hubungan dengan Allah SWT. Saat tertimpa kemalangan, misalnya rejeki tidak lancar. Coba tanyakan ke diri sendiri kesalahan apa saja yang telah diperbuat selama ini. Mohon maaf kepada diri sendiri dan orang yang anda rugikan kemudian segera perbaiki diri.
2.      Dalam lingkungan rumah sendiri. Bila tiba-tiba kita terpleset karena ternyata ada tetesan air di lantai, terjatuh dari tangga, barang hilang tiba-tiba dan sederet contoh keseharian lain. Cobalah cek, mengapa itu terjadi. Bila diri kita berhati-hati atau waspada tentu kejadian buruk tersebut tidak akan terjadi. Tidak perlu kita menyalahkan orang lain di rumah.
3.   Hubungan dengan pasangan atau anak. Anak sulit diatur, istri senang berbelanja menghabiskan uang atau suami melirik perempuan lain. Tanyalah kepada diri sendiri bagaimana kita mendidik anak selama ini, bagaimana komunikasi dengan pasangan dan menerimanya dengan utuh tanpa syarat atau bersyarat.
4.    Hubungan dengan teman sebaya. Bersegeralah memohon maaf bila ada perkataan atau perilaku yang kurang berkenan dan belajar memperbaiki diri.
5.    Hubungan dengan teman kerja. Selalu menjaga lisan dan perilaku. Menjadi orang pertama yang mencairkan suasana dan berbesar hati untuk meminta maaf. Bila teman berkhianat, tanyakan kepada diri sendiri apa sesungguhnya penyebab semua itu terjadi.
Insya Allah tidak akan ada saling menzholimi. Perdamaian dan kebahagiaan tercipta. Teruslah belajar untuk memperbaiki diri.


Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916



Sunday, February 12, 2017

Tips Hidup Hemat dan Berlimpah Ala Anak Kost


Tidak selamanya seorang anak akan tinggal bersama orangtuanya. Suatu saat akan tinggal terpisah dan kost di daerah tertentu. Alasan harus kost bisa karena melanjutkan sekolah atau mendekat ke lokasi sekolah. Anak kost tentu harus mandiri, pandai mengatur keuangan dan harus cerdas menjaga makanan agar selalu sehat.
Tidak semua anak kost beruntung memiliki orangtua yang mampu. Ada kalanya hidup mereka sangat pas-pasan di tempat kost. Inilah tantangan yang sangat berharga bagi anak kost. Di sini saya akan memberikan beberapa tips hidup hemat dan berlimpah ala anak kost. Sebagian besar saya bagikan berdasarkan pengalaman saya.
1.      Ketika mendapat kiriman dana dari orangtua, segera pisahkan dalam pos masing-masing. Pos utama bagi anak kost adalah: sewa kost bulanan, jatah makan sebulan, jatah buku dan segala yang melengkapi untuk tugas sekolah dan jatah hiburan. Jangan lupa, jatah mudik.
2.      Belajarlah berhemat dalam menggunakan alat komunikasi dan internet. Pangkas biaya wifi dengan online di tempat yang menyediakan fasilitas wifi gratis. Atau pilih paket komunikasi terhemat sesuai dengan provider masing-masing. Batasi juga jam online baik itu menerima telepon, ber-chatting ria atau mengunduh materi yang menunjang proses belajar. Ingat, tujuan kost adalah untuk sekolah demi masa depan yang lebih baik.
3.      Makan tetap yang bernutrisi baik. Pilih tempat makan atau layanan catering yang sesuai kantong.
4.      Silakan bila ingin berjalan-jalan dengan teman-teman. Bayarlah keperluan masing-masing sendiri dan tidak saling mentraktir. Berbaik hati boleh, namun harus diingat bahwa uang yang anda miliki adalah pemberian orangtua. Bijaksanalah dalam menggunakannya.
5.      Bila ingin memiliki dana lebih, boleh melirik pekerjaan lepas yang tidak mengganggu waktu sekolah dan belajar serta halal. Bisa dengan menjadi penulis artikel lepas, mengajar anak-anak tetangga, menterjemahkan buku atau pekerjaan lepas lain yang tidak menyita banyak waktu.  
6.      Jangan lupa menabung. Bila dana cukup bisa mulai mencicil investasi. Ada beberapa investasi yang bisa dipilih, antara lain: logam mulia, reksadana atau saham.
Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Selamat mencoba.

Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916

Saturday, February 11, 2017

Sepuluh Jurus Bahagia Ala Coach Ani


Bahagia adalah sepenggal kata yang menjadi impian tiap manusia. Lengkapnya, bahagia dunia dan akhirat. Arti bahagia buat tiap manusia juga berbeda satu sama lain. Itu adalah pilihan, menjadi bahagia atau tidak. Cara mencapainya juga berbeda-beda. Tidak ada satu teori atau cara yang pas untuk tiap manusia. Semua kembali kepada diri manusia itu sendiri.
Saya, Coach Ani, akan membagikan jurus bahagia ala saya. Semoga ini bermanfaat buat anda.
1.      Rutin bersyukur saat bangun pagi. Berterimakasih kepada Allah SWT yang telah menjaga dan memberikan nikmat istirahat yang luar biasa, dari malam hingga pagi hari. Kita masih diberikan kesempatan hidup untuk terus berkarya dan menjemput segala keberlimpahan.
2.      Berdoa dan berbicara yang baik dan positif kepada jiwa raga. Mulai hari dengan semangat dan keyakinan. Ini akan berpengaruh kepada mood kita sepanjang hari. Jangan lupa mendoakan kebaikan untuk semua orang, baik yang kita sayangi, yang kita benci atau bahkan membenci kita. Doa itu akan berbalik kembali kepada kita.
3.      Tersenyum yang tulus. Senyum adalah salah satu cara bersedekah yang terlihat ringan namun akan terasa berat dilakukan bila mood atau perasaan dalam hati tidak mendukung.
4.      Bekerja dengan ikhlas dan niatkan untuk ibadah. Jangan lupa rutin sedekah di pagi hari apapun bentuk dan caranya. Terus kreatif membuat inovasi agar hasil bekerja semakin meningkat.
5.      Menjauh dari keinginan bergunjing dengan cara yang elegan tanpa menyinggung perasaan orang lain.
6.      Tulis dengan pena rasa syukur atas hal baik yang datang dalam hidup kita tiap hari. Kemudian bacalah berulang. Menuliskan yang baik akan mempengaruhi alam bawah sadar kita dan menarik lebih banyak kebaikan.
7.      Bila suatu saat ada perasaan mengganjal di hati, bersyukurlah karena masih ada manusia lain di luar sana yang kurang beruntung. Semakin kita bersyukur, semakin ikhlas kita menerima segala kejadian yang menimpa diri kita.
8.    Bila ada yang membuat tersinggung dan anda mulai terpancing emosi, segera lawan amarah anda. Istighfar atau memohon ampunan Allah SWT. Berusahalah untuk selalu berpikiran jernih.
9.      Bila malam tiba, mohon maaf dan berterimakasih pada jiwa dan raga yang telah lelah seharian menemani.
10.  Ucapkan doa dan syukur sebelum tidur, karena hanya kepada Allah SWT kita dapat berserah diri.
Semoga 10 jurus ini bermanfaat dan membawa berkah untuk pembaca. Bahagia itu indah, menyehatkan dan membuat sejahtera.


Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916

Monday, February 6, 2017

Trik Jitu Menghadapi Ibu Mertua Bawel



Bukan rahasia umum lagi bila ada ketidakcocokan antara ibu mertua dan menantunya, khususnya menantu perempuan. Ibu mertua yang bawel tidak sedikit menimbulkan bencana dalam rumahtangga anak. Ibarat gempa, sanggup meruntuhkan bangunan yang kokoh. Bila pondasinya sangat kuat, selamat bangunan itu. Begitu juga dalam rumahtangga. Perlu pondasi yang sangat kuat untuk menjaga prahara yang mungkin saja muncul dari dalam atau luar rumahtangga.
Namun, sebagai menantu, harus dapat membedakan jenis kebawelan ibu mertua. Ada bawel karena untuk kebaikan, ada juga bawel yang cenderung ikut campur atau malahan mengatur. Bila untuk kebaikan, akan sangat bijak bila menantu terbuka untuk menyimak dan kemudian membicarakan dengan pasangan. Jangan lupa, pengalaman adalah guru terbaik. Bisa jadi saat itu ibu mertua ingin sekedar berbagi pengalaman dengan gayanya yang unik.
Terkadang yang bikin repot itu bila bawelnya tidak jelas, sekedar mencari salah, memaksakan kehendak atau mencari perhatian. Bila ini kebetulan terjadi, ada beberapa tips yang akan saya berikan dan silakan sesuaikan saja dengan keadaan.
1.  Sebelum menikah buatlah family planning. Ini berguna sebagai acuan bila sudah menikah, termasuk di dalamnya mengatur bagaimana bila terjadi perbedaan pendapat dengan orangtua atau mertua.
2.  Bila pasangan kebetulan tidak ada di sisi saat ibu mertua melakukan aksinya, silakan minta kepada ibu mertua untuk bicara kembali saat anaknya hadir.
3.  Tersenyum dan dengarkan saja. Bila ibu mertua meminta jawaban, katakan bahwa anda ingin berdiskusi terlebih dahulu dengan anaknya. Tegaskan bahwa dalam rumahtangga keputusan dibuat bersama dengan pasangan.
4.   Hindari hanya berdua berlama-lama. Lebih baik menghindari konflik.
Menantu yang baik memang harus menurut dan berbakti, tapi bukan berarti tidak mempunyai pendirian dan membiarkan ada pihak lain yang mencampuri urusan rumahtangganya. Bersikaplah tegas namun lembut demi kebaikan bersama.

Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916

Sunday, February 5, 2017

Cara Sederhana Menghilangkan Marah


Marah itu adalah bagian dari emosi tiap manusia. Ada baiknya manusia yang mengendalikan marah, bukan sebaliknya. Cobalah ingat saat anda marah di pagi hari. Entah marah kepada anak atau pasangan. Kejadian apa lagi yang akan menyertai anda di pagi hari itu? Tentu anda tidak menginginkan semua rencana buyar atau tidak berjalan sesuai harapan karena marah.
Marah itu dapat anda kendalikan karena derajat anda lebih tinggi dan anda pengatur utama jiwa dan tubuh. Bila anda tidak mengijinkannya, semua akan berjalan dengan baik. Terkadang marah yang tidak pada tempatnya akan menimbulkan efek negatif yang merugikan.
Banyak cara untuk meredam marah, antara lain:
  1. Istighfar (untuk yang beragama Islam), atau memohon ampun (untuk yang beragama non    Islam)
  2. Bicara pada diri sendiri : “Saya sabar, saya pemaaf.”
  3. Ubah posisi anda saat itu, bila sedang duduk cobalah langsung berdiri, atau sebaliknya.
  4. Menjauh dari tempat yang membuat anda marah.
  5. Sibukkan diri anda dengan kegiatan lain.
  6. Lakukan tapping atau tepuk-tepuk perlahan leher kiri kanan anda tepat di bawah telinga sambil membayangkan rasa marah anda.
Bila orang yang membuat anda marah terus mengganggu, ajaklah bicara dengan tegas namun lembut dan jangan lupa tersenyum. Api jangan dilawan dengan api, lawanlah dengan air.

Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916

Friday, February 3, 2017

Ingin Anak Berbakti, Lakukan Tujuh Kebiasaan ini


Anak itu adalah cermin dari orangtuanya. Anak senang mencontoh segala yang menjadi kebiasaan orangtuanya sehari-hari. Orangtua senang membaca, anak akan ikut membaca. Orangtua senang bermain gadget, anak ikut main gadget. Orangtua rajin beramal, anak akan meniru. Orangtua suka marah, anak akan mudah emosi.
Orangtua sebaiknya sudah saling sepakat tentang metode mendidik dan mengasuh anak di awal pernikahan. Perbedaan itu biasa, yang terpenting masing-masing saling melengkapi. Tiap orangtua tentu memiliki harapan terhadap anaknya kelak di kemudian hari.
Anak berbakti adalah salah satu harapan terbesar orangtua. Bukan hanya terbesar namun juga yang utama. Tidak ada orangtua yang ingin kesepian di hari tua tanpa ada satupun anak yang memperhatikannya. Untuk itu, silakan lakukan cara berikut sebagai bentuk ikhtiar, Insya Allah akan membantu:
  1. Ridho/Rela akan keadaan anak dan memaafkan dengan ikhlas kesalahannya.
  2. Mendoakan anak di segala kesempatan.
  3. Tegas dengan penuh kelembutan untuk tujuan kebaikan
  4. Beri contoh pada anak secara konsisten. Ajak anak terlibat saat berkunjung ke kakek nenek, saat kakek nenek datang berkunjung, bagaimana menghormati orang yang lebih tua dan alasan anda melakukan itu.
  5. Adakan pertemuan keluarga secara rutin untuk mempererat tali persaudaraan.
  6. Budayakan sopan santun sesuai dengan tempat dan kondisi.
  7. Biasakan menggunakan kata maaf, tolong dan terimakasih dalam komunikasi sehari-hari.
Suatu kebiasaan baik yang rutin dilakukan, akan menimbulkan kerelaan dalam menjalaninya. Insya Allah harapan terindah orangtua akan terkabulkan, seiring waktu yang mendewasakan anak.

Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916