Wednesday, March 1, 2017

Cara Santun Berteman dengan Mantan



Mantan adalah seseorang yang pernah mengisi hati, mewarnai hidup dan menggoreskan kesan khusus dalam hidup kita. Mantan dalam artikel ini saya fokuskan pada mantan pacar atau kekasih. Berteman dengan mantan bukanlah hal yang mudah, apalagi bila terjadi konflik sebelumnya. Akan lebih repot lagi bila menjadi mantan karena alasan terpaksa. Bahagia dan bersyukur rasanya bila mantan kekasih berlanjut menjadi pasangan hidup kita. Namun, tidak semua orang memiliki keberuntungan itu.
Berteman dengan mantan bukanlah sesuatu yang tabu. Kita berhak berteman dengan siapa saja namun memang ada rambu-rambu khusus yang harus dipatuhi. Sebelum membahas tentang rambu-rambu, ada baiknya kita mencari tahu apa maksud mantan datang lagi dalam kehidupan kita. Apakah benar hanya sekedar menyambung tali silahturahim atau ada misi khusus. Kita harus jeli dalam menangkap sinyal-sinyal yang dia berikan. Ini tetap harus dilakukan meski saat itu status kita masih jomblo alias single. Tanya ke diri sendiri terlebih dahulu, siapkah kita menghadapi resikonya.
Berikut ada beberapa cara santun dalam berteman dengan mantan, semoga bermanfaat.
1.      Empati
Yup, kita harus memiliki empati. Kita harus mampu menempatkan diri kita dalam posisi dia atau pasangan masing-masing. Jagalah perasaannya seperti halnya diri kita. Sanggupkah kita melihat pasangan kita masih terlihat akrab dengan mantannya?
2.      Anggap sebagai teman biasa
Hindari membicarakan kenangan di masa lalu. Hari ini adalah hari ini. Biarkan masa lalu berlalu seiring berjalannya waktu. Berbicaralah sebagai layaknya dengan teman biasa yang lainnya. Bila tidak mampu, sebaiknya langsung jaga jarak alias menjauh.
3.      Ajak teman-teman lain atau pasangan bila ingin mengadakan pertemuan dengan mantan.
Kata orangtua jaman dulu ini berguna agar tidak ada “setan lewat.”
4.    Buat obrolan singkat tanpa ada peluang untuk bertanya atau berlanjut panjang di pembicaraan melalui online (Whatsapp, BBM atau Line).
5.   Lebih baik lagi bila kita juga berteman dengan pasangannya. Ada dua keuntungan yang didapat, silahturahin tetap terjaga dan mendapat teman baru yaitu pasangannya.
Kelima cara itu mungkin terlalu sedikit. Bila kita mampu melakukan satu atau lebih dari cara tersebut di atas, Insya Allah hidup kita akan tetap damai meski mantan masih ada di sekitar kita. Mungkin juga kelak mantan bisa menjadi saudara istimewa yang siap datang membantu melebihi saudara kita sendiri. Itulah hidup, akan menjadi indah bila kita mampu membuatnya indah.

Sri Widi Handayani Soekarno I Inspiring Family Coach
WA 081314507916


1 comment:

  1. Saya setuju untuk mengantisipasi 'setan lewat'. Sebenarnya nggak cuma sama mantan aja sih, tapi siapa pun yang lawan jenis, ada baiknya kalau ketemu di tempat umum atau bawa teman.

    Selain biar setannya nggak lewat, juga supaya nggak timbul fitnah.

    ReplyDelete